Transaksi Udang Vanamei di Situbondo Tembus Rp3 Miliar Per Bulan, BRI Jadi Mitra Usaha

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:19:26 WIB

SITUBONDO – Perdagangan udang vanamei menjadi sumber aktivitas ekonomi bagi Abdul Holis, warga Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Usaha yang dijalankannya mencatat transaksi penjualan hingga Rp3 miliar per bulan, dengan dukungan layanan perbankan BRI Situbondo yang telah dimanfaatkannya sejak 2018.

Perjalanan Holis sebagai nasabah BRI bermula dari fasilitas kredit berplafon Rp80 juta untuk pembelian kendaraan pick up. Seiring perkembangan bisnisnya, ia pernah memperoleh fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp500 juta. Saat ini, Holis menggunakan fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Dinamis senilai Rp1,3 miliar.

Besarnya perputaran bisnis tersebut juga terlihat dari aktivitas rekening tabungannya yang sangat aktif setiap bulan. Transaksi dari hasil penjualan udang vanamei itu mencapai Rp3 miliar per bulan.

Bagi Holis, modal kerja menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menjalankan usaha perdagangan komoditas perikanan. Kelancaran pembiayaan dan transaksi diperlukan untuk mendukung kegiatan usaha yang terus berjalan.

“Awalnya kredit untuk membeli mobil pick up, kemudian saya pernah mendapatkan KUR hingga Rp500 juta. Sekarang, saya menggunakan KMK Dinamis untuk menunjang kebutuhan modal kerja,” ujar Holis, Sabtu (24/10/2026).

Holis menjelaskan, aktivitas perdagangan udang vanamei membutuhkan perputaran dana yang memadai. Transaksi penjualan yang besar membuat pengelolaan keuangan menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran kegiatan usaha.

“Transaksi dari hasil penjualan udang vanamei melalui rekening bisa mencapai Rp3 miliar setiap bulan. Karena itu, layanan perbankan menjadi salah satu bagian penting untuk mendukung kelancaran transaksi dan kebutuhan usaha,” katanya.

BRI Dukung Kebutuhan Pelaku Usaha

Pimpinan Cabang BRI Situbondo, Ary Juwono, mengatakan layanan perbankan memiliki peran dalam mendukung kebutuhan pelaku usaha, terutama terkait pembiayaan dan transaksi keuangan. Fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan serta perkembangan bisnis nasabah.

“BRI berupaya memberikan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Fasilitas pembiayaan dan layanan transaksi diharapkan dapat membantu nasabah menjalankan kegiatan operasional serta mengembangkan usahanya,” ujar Ary.

Menurut Ary, pemanfaatan pembiayaan perlu diiringi pengelolaan usaha dan keuangan yang baik. Pelaku usaha juga perlu memperhitungkan kebutuhan modal serta kemampuan memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap layanan perbankan dapat menjadi mitra bagi pelaku usaha dalam menjaga keberlangsungan bisnisnya. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, fasilitas pembiayaan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan usaha sesuai kapasitas masing-masing nasabah,” katanya.

Kisah Abd Holis menunjukkan besarnya aktivitas perdagangan udang vanamei di Situbondo. Di tengah kebutuhan modal dan transaksi yang terus berputar, akses terhadap layanan perbankan menjadi salah satu faktor pendukung bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya.[]

Terkini